Galeri Video

[Video][bigposts]

Galeri Foto

[Gallery Foto][twocolumns]

Berita Haji Umrah

[Berita][twocolumns]

Gubernur Maluku Lepas 567 Calhaj

Calon jamaah haji siap diberangkatkan menuju Tanah Suci Makkah

Gubernur Maluku Saaid Assagaf menyatakan siap melepas 567 orang calon haji (Calhaj) asal Maluku yang mulai berangkat menuju embarkasi Makassar pada 11 September mendatang.

"Rencananya tanggal 11 September dan berlokasi di gedung Islamic center Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Dan Pak Gubernur menyatakan siap melepasnya,” kata Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Abdul Rahman Tubaka, Selasa (9/9).

Dia mengatakan, berbagai kesiapan keberangkatan calon haji menuju embarkasi Makassar sudah mantap dan tinggal berangkat saja, yang rencananya tanggal 15 dan 16 September 2014.

Calon haji Maluku terbagi atas dua kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 12 dan 13 dengan jadwal keberangkatan ke Tanah suci pada tanggal 17 dan 18 September 2014 dengan penerbangan langsung menuju Makkah.

Terkait pemeriksaan kesehatan, sudah dilakukan calon haji di masing-masing kabupaten dan kota. “Begitu juga dengan pembuatan paspor sudah tidak ada masalah lagi. Semuanya sudah hampir selesai,” kata Rahman.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Ambon Hanafi Kasim menambahkah, semua jamaah calon haji sudah siap berangkat menuju embarkasi Makassar pada 16 September dan keberangkatan menuju Makkah pada 18 September yang merupakan satu kloter penuh, yakni kloter 12.

Sedangkan rencana pelepasan calon haji akan dilakukan pada hari Rabu (10/9) oleh Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy yang bertempat di gedung Islamic Center Waihaong. "Maluku mendapat jatah dua kloter masing-masing 12 dan 13. Dengan demikian, calhaj Kota Ambon masuk dalam kloter 12," ujar Kasim.

Dia menambahkan, jumlah calon haji asal Kota Ambon tahun ini berjumlah 238 orang yang terdiri dari 234 calon haji reguler dan empat orang petugas.

"Memang jatah kuota Kota Ambon untuk tahun haji 2014 sebenarnya berjumlah 246 orang, namun 12 jatah dikembalikan ke pusat menjadi kuota nasional dengan alasan tidak melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH)," katanya. (republika)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar