Breaking News
Loading...

Kabar Haji Umrah

Hakikat Umroh bagi umat Islam

Hakikat Umroh bagi umat Islam

Jamaah Umroh PT Sahara Kafila
Sejatinya umroh adalah ibadah yang melahirkan perenungan yang mendalam bagi siapa saja yang mengunjungi ka'bah . Banyak sekali pelajaran yang kita dapat saat melakukan perjalanan di 2 kota suci. Kisah tentang keluarga nabi Ibrahim yang amat luar biasa cinta dan taat  pada Allah  yang sepantasnya jadi inspirasi dan diduplikasi oleh semua muslim. Rosulullah SAW adalah keturunan nabi Ibrahim.

Perjuangan rosul dalam menyampaikan ajaran Islam tidaklah ringan. Berbagai macam reaksi  negatif  yang cukup menyakitkan  dilakukan orang-orang kafir namun itu semua tidak mensurutkan gerak rosulullah. Juga kisah para sahabat rosulullah yang sangat heroik dalam mempertahankan iman Islamnya semestinya menjadi suport bagi umat Islam. Sehingga siapapun yang menunaikan umroh dan haji seperti dicharger dan mendapat energi besar utk semangat menjalani perannya sebagai hamba Allah yang amat besarnya cintanya pada Allah dan rosulNYA.

Prosesi Umroh dimulai dengan thowaf.
Thowaf adalah berjalan berputar mengelilingi ka'bah sebanyak 7x.
Arah putaran pada saat mengelilingi ka'bah berlawanan arah jarum jam. Bermula dari hajar aswad dan berakhir pula dihajar aswad dengan posisi ka'bah ada disebelah kiri kita.

Thowaf adalah bergerak secara tertib mengitari ka'bah tidak boleh diam atau berhenti krn bisa mencelakakan dirinya atau org lain .ini  bermakna jamaah umroh menyelaraskan diri dengan alam semesta  dan memusatkan setiap pandangan, pendengaran dan tindakan semata-mata utk mengikuti aturan Allah. Dan ini semestinya  terefleksikan terus dalam kehidupan sehari-hari
Allah adalah tujuan kita, sumber energi kita
Hasbiyallah  cukuplah Allah saja yang menjadi sandaran hidup kita. 
Dalam proses kita menjadi hamba Allah memang selalu saja ada  ujian. Disinilah iman kita terus diasah . Ada setan dan ada hawa nafsu negatif yang terkadang merongrong keimanan kita, yang bila kita tidak mampu mengendalikannya maka akan rugi. Maka hanya dengan ON ALLAH /sadar Allah  kita akan menjadi pemenang kehidupan.

Usai thowaf kita disunahkan sholat 2 rokaat . Setelah itu kita melakukan Sa'i berjalan/berlari2 kecil dari shofa ke marwa sebanyak 7x. 

Sa'i ini mengandung maknawiyah yang sangat dalam . Perjuangan seorang wanita yang tidak putus asa terus mencari air utk minum. Wanita tegar yang tak berkeluh kesah atau menyalahkan org lain atas nasibnya. 
Bayangkan ujian utk Hajar pada saat itu tidak ringan. Hajar yang semula tinggal di Palestina ketika diajak suaminya ke Mekah maka seluruh fasilitasnya dicabut oleh Allah. Tidak ada keluarga, tidak ada tetangga, tidak ada tempat tinggal yang memadai,tidak ada pohonan tidak ada makanan dan minuman .
Sisi manusiawi Hajar sangat wajar ketika ia bertanya kepada suaminya mengapa dibawa ketempat itu dan mengapa ditinggal disitu.

Dan sisi manusiawi seorang Ibrahim juga sesungguhnya tak tega bila harus melepaskan istri dan anak tercintanya di gurun yang tak bertuan. 
Melihat suaminya terdiam Hajar merubah pertanyaannya " wahai suamiku apakah ini perintah Allah? "  Ibrahim menjawab iya. Hajar berkata " Bila ini memang perintah Allah maka aku yakin dan percaya bahwa apapun yang Allah berikan padaku itu pasti yang terbaik bagiku. Walaupun jujur didetik ini aku blm melihat bentuk kebaikan itu namun aku percaya Allah tidak akan menzholimiku"   seketika legalah hati Ibrahim melihat istrinya siap  menerima takdir Allah bahwa utk sementara mereka hrs berpisah krn Ibrahim ditugaskan Allah tetap da'wah di Palestina.
Subhanallah, sungguh kesholehan dan kesholihatan hamba Allah yang seperti ini yang membuat malaikat ikut terharu.

Beberapa saat kemudian perbekalan habis, air susunyapun sudah mengering .Hajar pun berikhtiar mencari air. 
 Bila kita sa'i berjalan dari shofa ke marwah 7x  totalnya kurang lebih sekitar 3,5 km . Kita berjalan diruang ber ac dan bnyk org. Mau minum sangat mudah krn air zam2 tersedia. Dulu Hajar berjalan sendirian dibawah terik matahari yang membakar kulit, dalam kondisi lapar dan haus. Namun energi cinta dan keimanan yang mendalam pada Allah membuat Hajar tetap tegar dan sabar dalam berikhtiar. Hajar amat yakin dengan pertolongan Allah.
Prosesi umroh diakhiri dengan tahalul yang artinya menjadi boleh atau diperbolehkan.
Maksudnya segala yang menjadi pantangan dalam umroh maka setelah tahalul yaitu mencukur atau  menggunting rambut minimal 3 helai.

Oleh 
Ustadzah Ika Abriastuti
Salah seorang pembimbing umrah PT Sahara Kafila yang memiliki 8 orang anak yang hafidz quran.


Back To Top